Begitu banyak yg terjadi sampai akhirnya.. ah.. sudahlah…
“Makanya kamu tuh begini dan begitu” ucap seseorang disana
Seketika aku beranjak dengan hati yg menggebu
Tapi sekian detik kemudian, kuurungkan niat itu
Maaf bukan gayaku, batinku
Kembali kujelajahi apa yg menenangkan hati
Mengutarakan pada orang? Ah takut terbawa emosi
Khawatir kata kasar yg selama ini tertahan, terucap juga
Kulangkahkan kaki ini ke suatu tempat
Utarakan saja pada diri sendiri
Agar tak jadi spekulasi dan asumsi publik
Satu hal yg dapat ku terima kini
Allah Maha Baik, Allah Maha Mendengar, aku tak sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar