Awali dengan mimpi lalu bergerak melaju tak terbatas

Selasa, Juli 07, 2015

Nasehat atau contoh?

Titik awal pertemuan. Titik awal bergerak.
Titik awal semakin mengenal islam. Titik awal tumbuh kemauan.
Titik awal untuk semakin mencoba memahami lebih dalam.

Tak hanya teoritis semata
Namun melihat langsung sebuah tindakan
Pengaruhnya sederhana. Karena teman.

Selalu ada semangat baru ketika kembali ke kota ini.
Kota yang bisa dibilang metropolitan tapi dapat merubah total sikap seorang hishna muthiah.
Bukan kota sih. Bukan juga sekolah.
Sebuah organisasi islam yang didalamnya niscaya kan kau temukan orang-orang luar biasa.
Mengabdikan dirinya ditengah-tengah aktivitas kelas 3 SMA dengan persiapan UN SNMPTN dan tes-tes perguruan tinggi lainnya.

Tak lagi hanya mendengar "manajemen waktunya harus baik"
Tak lagi hanya mendengar "belajarnya yang rajin"
Sesuatu yg substansial namun abstrak aplikasinya

Bermalam. Menjadi satu waktu untuk melihat kedahsyatan diri mereka.
Cara menahan kantuknya ketika berjaga menyelesaikan tugas.
Siaganya untuk tetap bangun lebih awal meski rasa kantuk menyerang.
Qiyamul lailyang tak lagi kudengar sebuah hafalan sempurna dari seorang ustadz atau kiai.
Meski terbata, namun semangatnya sungguh terasa ketika mencoba untuk mencoba membaca sesempurna mungkin.

Tak lupa juga pembacaan Almatsurat pagi bersama, padahal aku masih sibuk dengan rasa kantukku.
Aku mencoba terbangun, kulihat masing-masing mereka berbagi lembaran kecil kumpulan do'a-do'a tsb.
Aku tertegun, sambil membacakan do'a yang sebenarnya sudah kuhafal karena dibaca setiap hari di sekolah namun minim pengaplikasiannya di luar itu.

"Teh biasain abis sholat, tambahin rawatibnya"
Sering sekali terdengar, dan baru disinilah rasa 'malu' memuncak
Hal-hal sunnah sudah menjadi kebiasaan serasa ibadah wajib.

Aktivitas menunggu tak lagi bosan karena dipenuhi dengan lantunan ayat suci Al quran.
Seketika itupun, ku tutup handphone yang berada dalam genggaman.
Dan teringat dengan kebiasaan mengobrol tak berujung dan menggerutu.
Mereka tak menasehati. Mereka mencontohkan. Dengan tindakan.

Apa kabar kalian?
Terimakasih sudah menjadi alasan dan teman dalam proses hijrah.
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar