“teh, kok gapake kaos kaki?” tanya zaki ketika
melihatku yang hanya beralaskan sendal jepit.
Pagi ini, aku diminta mengantarkan zaki ke sekolah
yang berjarak tidak kurang dari sekitar 1 km. Belum mandi, berpakaian ala
kadarnya. Mengambil rok, jaket dan kerudung kaos yang tergantung di belakang
pintu lalu bergegas pergi.
Tetapi mendengar pertanyaan itu, aku terdiam, sedikit
kaget dan malu lebih tepatnya. Diingatkan oleh anak berumur 9 tahun. Telah
mengetahui teorinya, sering mengingatkan yang lain juga, tetapi ketika di
rumah, ke-idealis-an tentang hal itu seketika memudar hanya karena kata ‘dekat’ dan ‘sebentar’.
“kan kita harus saling menjaga aurat teh” dengan
tampang polosnya zaki menambahkan. Baru saja, tadi pagi aku ingatkan zaki untuk
menggunakan sarung pada saat sholat shubuh. Dan dia mengingatkanku sekarang. :)
![]() |
| Karena kaki juga bagian dari auratmu :) |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar